
Ketika Fajar Tak mampu hangatkan-ku,
Kedua tapak tanggan-ku mampu tuk hangatkan,
Ketika Senja Tak Mampu Lelapkan-ku,
Senandung lembut-ku mampu tuk lelapkan
Tak ada Cela bagi sang waktu tuk menggerus-ku,
Teruntai rapih waktu ke waktu,
Hanya untuk menggenggam tanggan-mu erat,
Maaf-kan...
Bila terkadang waktu menggerus-ku jua,
Membiarkan genggaman tanggan-mu terlepas,
(Luph you dear)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar