3.04.2011

Feel So Sorry Dear


Jadi merasa tidak nyaman hari ini, masalah itu jelas banget terekam di memori ku.
Berawal dari dua hari yang lalu tepat nya tanggal 2 maret 2011 (rabu).

Entah kenapa waktu itu badan ku berasa kurang fit plus ngantuk hehe. Setelah tiga kali ak coba telephone Flexi kamu dear tapi tidak di jawab. Yo wis ak cuci muka dan bersiap – siap rebaan. “ ehmm teryata ad sms dari kamu dear “ ak dah sampai kost-an, ak mau makan dulu ya dear. Ak bungkus padang tadi”.. Reply ku “ Yo wis met dinner dear, makan yang banyak ya” setelah hampir setengah jam kamu sms lagi dear “ mau mandi” Reply ku “ yo wis mandi yang seger ya”. Setelah itu ak dah benar – benar terlelap dalam tidur, huft Suara dering telp menyadarkan-ku. Teryata miss call dari kamu dear plus 2 sms dari kamu dear “ kamu dah tidur dear? Ini no pin bb ak 121211, bagi dunk no pin bb kamu ?” dengan masih setengah sadar ak reply sms kamu “ini no pin bb ku 2134, kamu beli bb ya?” … berlanjut dengan sms – sms berikutnya.

Jujur Ak merasa kurang setuju dear. Ya kamu sudah memperhitungkan untuk Instalment-nya tiap bulan. Tapi itu bukan alasan yang benar – benar tepat buat ku. Ak tau kamu ingin banget bb itu, tapi yang satu satu dulu. Tiap Bulan pun kamu dah ada instalment motor dan belum lama Instalment nutbuk juga. Itu bukan jumlah yang sedikit. Dah bukan dalam jangka yang pendek. Bukan untuk mengharapkan suatu yang jelek, tapi kita tidak akan tau kedepan nya, apakah kita masih mampu untuk membayar nya. harus di pertimbangkan juga, belum lagi kita juga tidak tau kapan kita butuh untuk emergency cost. Kalo mepet trus gimana saving buat itu. Setiap bulan kamu dah mepet dear.

Walaupun aku dah bilang ke kamu tidak marah. Tapi kok masih ngeganjel ya dear. Sampai akhirnya malam berikut nya kita BBM-an. Dan ak melontarkan masalah itu lagi dengan segala sok advisable nya ak bbm kamu “ untuk next time sebelum kamu ambil keputusan dipikirin benar – benar… Bla bla “ sampai akhir nya kamu bisa menerima pendapat ku.

Dan yang buat aku jadi merasa tidak nyaman, saat kamu bilang mau jual bb itu. Ak tau kamu pengen banget bb itu. Jujur ak jadi merasa serba salah dan sedih juga dear.

Saat ak saranin setelah di jual ganti bb Gemini yang tidak terlalu mahal harga-nya. kamu pun menolak dear . Sampai akhir nya kamu bilang “ tidak usah di bahas lagi, yang pasti tetep dijual” . Gimana ak mau reply lagi dear. "kenapa jadi begini"

Dan beberapa menit kemudian ak lihat status kamu di FB … MAAFKAN ATAS KEBODOHAN SAYA “. Huft rasa serba salah dan sedih ku semakin bertambah.

- Feel So Sorry dear -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar